Thursday, 29/10/2020 | 5:15 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Ayah Jorge Lorenzo Tak Ingin Anaknya Kembali ke MotoGP

Banyak rider yang mendukung Jorge Lorenzo untuk menunda keputusannya gantung helm dan kembali ke trek balapan. Namun, Ayah Pebalap asal Spanyol tersebut, Chicho Lorenzo tak setuju dengan gagasan tersebut.

Chicho sendiri berperan besar dalam keberhasilan Lorenzo di dunia balap motor, bahkan dia yang mengenalkan anaknya pada olahraga tersebut. Ayahnya terkenal disiplin, bahkan sampai hubungan baik antara keduanya sempat memburuk karena sikap tersebut.

Kendati demikian, apa yang dilakukan sang ayah tidak lain untuk keberhasilan sang anak, tak heran jika Jorge Lorenzo kemudian berhasil menjadi salah satu rider terbaik dalam Sejarah MotoGP dan menjadi juara dunia lima kali.

Lorenzo sendiri memutuskan gantung helm pada akhir tahun 2019 kemarin setelah cedera bahu berkepanjangan. Usai pensiun, banyak rider yang memintanya untuk kembali ke trek balapan. Tapi Chicho sama sekali tak setuju dengan anggapan tersebut.

“Seluruh hidup Jorge adalah soal pekerjaannya. Hal ini bisa menarik Anda dalam rutinitas hidup yang brutal dan Anda bakal sulit menyadarinya. Jika Anda memikirkan pensiun, itu karena Anda mengalami pengalaman yang buruk,” ungkap Chicho seperti yang dilansir oleh Speedweek.

Lebih lanjut, Chicho memahami keputusan anaknya untuk bekerja sebagai test rider yamaha setelah pensiun. Menurutnya, seorang pebalap tidak akan bisa begitu saja terlepas dari dunia tersebut secara langsung.

“Usai ‘mengerem’ dengan keras, Anda dilegakan oleh hilangnya beban, tapi ada kekosongan dan Anda tak tahu cara mengisinya. Sebagai test rider, Jorge bisa mengisi kekosongan itu tanpa kehilangan ritme, tapi juga tak harus memikul beban seperti saat berkompetisi,” ujar Chicho.

Chico menjelaskan kenapa dia tidak setuju jika anaknya kembali ke trek balapan untuk menjadi rider motoGP. Selain karena ikut menderita melihat Jorge Lorenzo, juga karena merasa bahwa anaknya sudah cukup sukses.

“Jika ada situasi yang mendukung dan ia bisa menjalani balapan dengan aspek yang lebih positif, maka mungkin saja. Tapi saya harap tidak, karena kami para orang tua sangat menderita. Saya rasa ia telah melakukan segalanya dan sudah sangat sukses,” pungkasnya.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *