Thursday, 29/10/2020 | 11:08 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Pedrosa Akui Menyesal Pernah Tolak Tawaran Yamaha

Mantan pebalap Tim Repsol Honda, Dani Pedrosa memang telah gantung helm, namun ada beberapa penyesalan yang dirasakan pria asal Spanyol tersebut. Salah satunya fakta bahwa dia tidak pernah mengendarai motor Yamaha.

Sebagai informasi, Dani Pedrosa menghabiskan 13 tahun karir bersama dengan Tim Repsol Honda dari total 18 tahun berkarir di atas lintasan. Selama periode tersebut juga, Pedrosa diketahui berkali-kali mendapatkan tawaran dari Yamaha, tapi dia selalu menolak.

Kabarnya, yang bersangkutan juga sempat menjadi kandidat kuat penerus Jorge Lorenzo di Tim Movistar Yamaha pada tahun 2017. Tak sampai disitu, tahun lalu Pedrosa bahkan sempat diminta untuk bergabung dengan Tim Petronas Yamaha SRT.

Akan tetapi, kesempatan tersebut selalu diabaikan Pedrosa, dia memilih pensiun sejak akhir tahun kemarin dan fokus menjadi test rider KTM sampai saat ini.

Menurut Pedrosa, di eranya dulu Yamaha dan Honda adalah dua pabrikan terkuat, akan tetapi belakangan Pabrikan lain seperti Suzuki, Ducati dan KTM mulai terlihat berkembang. Kendati demikian, Pedrosa mengaku mengidamkan kesempatan mengendarai Motor Yamaha.

“Kala itu, ada dua pabrikan yang sangat kuat: Honda dan Yamaha. Sementara sekarang, Suzuki, Ducati, dan KTM sudah berkembang. Saya jadi ingin tahu bagaimana rasanya mengendarai Yamaha,” ungkap juara dunia GP125 2003 dan GP250 2004-2005 ini.

Yamaha sempat mendominasi gelar juara dunia sampai akhirnya berakhir dengan Jorge Lorenzo pada tahun 2011.

Pedrosa mengaku sempat beberapa kali dimintai bantuan oleh Honda terkait perbaikan yang harus dilakukan agar Motor menjadi bisa lebih bersaing. Menariknya, para rider Honda saat itu selalu membandingkan tunggangan mereka dengan Yamaha.

Karena alasan tersebutlah Pedrosa mengaku sangat penasaran dengan Tunggangan Yamaha, dia tampak menyesal selalu melewatkan kesempatan bergabung dengan pabrikan sayap tunggal.

“Dulu, rival saya adalah Vale dan Jorge. Dalam beberapa kesempatan, saat Honda bertanya apa yang harus diubah pada motor kami, para rider selalu mengeluh dan berkata, ‘Yamaha melakukan ini dan itu’. Saya sangat penasaran, ingin tahu bagaimana rasanya mengendarai motor itu,” tutupnya.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *