Wednesday, 28/10/2020 | 11:53 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Morbidelli Turut Prihatin Alex Marquez Didepak Honda

Franco Morbidelli turut bersimpati akan masa depan Alex Marquez yang menjadi tidak jelas setelah didepak dari Tim Repsol Honda.

Sebenarnya, Tim Repsol Honda memang belum mengkonfirmasi perekrutan Pol Espargaro untuk kampanye musum depan.

Namun begitu, banyak pihak yang meyakini bahwa rider asal Spanyol tersebut akan bergabung dengan pabrikan sayap tunggal setelah dipastikan resmi meninggalkan KTM di akhir musim ini. Tentu saja di Tim Repsol Honda, nantinya Espargaro akan bertandem dengan Marc Marquez.

Seiring dengannya, publik mulai membahas masa depan Alex Marquez di Tim Repsol Honda, pasalnya musim ini dia baru menjalani debutnya di MotoGP bersama Pabrikan Jepang tersebut.

Dengan kedatangan Espargaro, praktis Adik Kandung Marc Marquez ini terdepak. Tentu saja itu sangat menyedihkan, mengingat fakta bahwa Alex bahkan belum memainkan seri pertamanya di MotoGP bersama Tim Repsol Honda.

Hal tersebutlah yang membuat Franco Morbidelli merasa prihatin dengan Alex Marquez, betapa menyakitkan membayangkan ada di posisi koleganya tersebut.

“Saya coba membayangkan berada di posisi Alex, karena saya mengenalnya dengan baik. Saya merasa ikut prihatin karena ia diragukan bahkan sebelum menjalani satu pun balapan.”

“Tapi MotoGP memang dunia yang hanya memberi Anda sedikit waktu,” ujar Morbidelli seperti yang dikutip Corsedimoto.

Lebih lanjut, pebalapa jebolan VR46 Academy ini berbicara tentang Danilo Petrucci yang dipastikan meninggalkan Ducati dan bergabung dengan KTM Tech 3 musim depan. Morbidelli mengaku ikut senang dengan kesepakatan tersebut.

“Saya ikut bahagia untuk Petrux. Ia orang yang fantastis. Ia layak bertahan di MotoGP,” ungkapnya.

Morbidelli sendiri saat ini masih merupakan rider Petronas Yamaha SRT, hanya saja sampai sekarang belum ada kesepakatan kontrak anyar. Lantas, apa kata yang bersangkutan mengenai hal tersebut?

“Itu karena kami semua merasa sangat tenang dan percaya pada hubungan baik yang kami punya,”

“Karantina memberi saya waktu untuk merenung. Saya jadi paham bahwa saya memang mencintai pekerjaan saya, dan saya ingin berusaha sebaik mungkin. Kini saya pun mengakhiri masa karantina dengan energi yang sudah terisi ulang penuh,” pungkas Morbidelli.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *